Cracker Indonesia Klaim Bobol Pentagon

28 02 2009

JAKARTA (Arrahmah.com) – Cracker Inconesia melakukan aksi nekatnya di dunia maya. Mereka, para cracker itu mengaku telah berhasil menjebol situs milik Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Pentagon.

Tidak jelas, kapan mereka melakukan aksinya itu. Mereka yang menamakan dirinya ‘Mo3sl3m Hacker’s of Indonesian Coder’ ini hanya memberikan screenshot keberhasilan aksi mereka dalam sebuah link.

Dalam screenshot yang dikirimkan pelaku, memang terlihat bahwa alamat url yang dipermak pelaku beralamat di http://www.pentagon.mil.

Dalam aksinya, sang dedemit maya mengubah halaman situs pentagon tersebut dengan bendera merah putih yang dihiasi wilayah Indonesia di tengahnya dan kalimat syahadat berbahasa Arab di atasnya. Sementara di bagian samping (kanan-kiri) bendera, ada sosok yang tengah memegang senjata yang siap menembak.

Tak banyak pesan yang ditinggalkan pelaku di halaman situs tersebut. “Mo3sl3m Hacker’s of Indonesian Coder, Go To Hell With USA Ass Hole,” tulis pelaku.(Althaf/arrahmah)





7600 Anak Palestina Diculik Zionis

28 02 2009

Peneliti Palestina, Awni Farawna, menyatakan bahwa Zionis Israel telah menculik sejumlah 7600 anak Palestina sejak tahun 2000; 246 anak di antaranya hingga saat ini masih berada di balik jeruji besi.

Setidaknya 200 anak yang diculik itu ditahan tanpa tuduhan dan pemeriksaan. Beberapa di antaranya berusia sekitar 12 tahun.

Satu orang tahanan sekarang berusia 13 bulan. Ia lahir di dalam penjara. Ibunya, Fatima al Zoq, diculik saat hamil, dan melahirkan di penjara dengan kondisi badan terbelenggu dan kakinya terikat pada tempat tidur.

Farawna mengungkapkan bahwa target penangkapan Israel terhadap anak-anak itu adalah salah satu kebijakan yang seharusnya menargetkan masa anak-anak dan perkembangan kesehatannya, dan wujud perhatiannya terhadap nasib tahanan anak, sebagaimana mereka jadi sasaran kekerasan, termasuk penyiksaan dan pengasingan yang mempengaruhi perkembangan mereka secara fisik maupun psikologis, juga mempengaruhi pendidikan mereka.

Ratusan anak itu harus putus sekolah karena dipenjara. Ratusan tahanan itu ditangkap ketika mereka masih anak-anak dan tumbuh di balik jeruji. Kebanyakan dari mereka menghabiskan waktu bertahun-tahun di balik penjara tanpa keluarga .
Beberapa anak yang ditahan itu mengalami kekerasan dan pelanggaran seksual oleh orang-orang yang sedang memeriksa mereka juga oleh para tentara, sebagaimana tahanan Israel lainnya yang jelas-jelas ditahan karena pelanggaran kriminal, ikut menyerang mereka.

Farawna juga menyatakan bahwa hukum dan perjanjian internasional mengenai anak-anak melarang memenjarakan mereka dari kebebasan yang harusnya mereka rasakan, melarang menyiksa dan mempraktekkan kekerasan terhadap mereka.

Banyak anak mengalami penangkapan lebih dari satu kali sebelum usia mereka menginjak 18; lainnya diculik ketika anak-anak dan tumbuh sebagai laki-laki dan perempuan dewasa selama mereka dipenjara.

Beberapa anak yang tumbuh di dalam penjara dan dibebaskan di kemudian hari memiliki kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan luar. Beberapa diantaranya menjadi bengis dan mencari cara untuk membalas dendam atas apa yang mereka alami.

Farawna meminta kelompok HAM internasional untuk campur tangan dalam menyelesaikan masalah ini dan menekan Israel agar mematuhi hukum internasional dan Konvensi Genewa keempat.Dikutip dari: (Althaf/arrahmah)





28 02 2009

Laporan Idul ADha 1429

pada tgl 8 des.. kami menyelenggarakan pemotongan hewan kurban. Acaranya sangat menarik. Diawali dengan penyembelihan hewan kurban.. yang dilakukan oleh Bapak Imam..lalu lantunan takbir mengiringi “kepergian hewan tsb”..
skitar 2 jam kmudian.. Pak Jagal datang bersama “kompatriotnya”..
dengan 2 ronde, yakni ronde pertama..2 sapi dan ronde ke2… 2 sapi..
Sempat diwarnai juga dengan aksi ricuh “sang peminta” di lapangan belakang smasa. Tapi tak surut niat kami untuk melawan itu semua..
Akhirnya 16.00, acara resmi ditutup.

—–bERSAMBUNG—-





Karisma Event Hebohkan SMASA

28 02 2009

sid0071

Surabaya – Jumat (13/02/09) telah diselenggarakan Karisma Event yang pertama kali bagi kepengurusan kami. Dengan mengusung tema Val’s day, para siswa maupun siswi Smasa sangat antusias mengikuti acara yang berlangsungkan di Aula Smasa. Acara yang dipandu oleh RIdho X-A & Riezhal X-C cukup diminati oleh para penonton yang sebagian besar adalah anak kelas sepuluh.
Acara semakin heboh saat Ustad Darwis dari Kediri datang mengisi acara tsb. Apalagi saat penonton dilihatkan gambar-gambar menarik seperti :

sid010

Acara tersebut juga diisi dengan Tilawah Qur’an dari Aristu X-C & Izzano X-E dan tanya jawab oleh para penonton.
Tak terasa pukul 14.45, acara resmi ditutup yang sebelumnya disertai dengan kumpul para mentor masing-masing kelas X dan XI.

by Izzano & Cipto