Shalat Jum’at di Smasa tak lagi “itu melulu”

30 11 2008

Assalamu alaikum Wr. wb.

Alhamdulillah wa syukurillah, kita semuanya masih dalam keadaan sehat wal’afiat. Sholawat dan salam masih tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw. yang telah menjadi penunjuk ke jalan yang benar.

Oke, sebelumnya afwan dulu ya.. karena saya pribadi baru sekarang ini  ngisi di web punya ski ini.

Untuk pertama kalinya, saya ucapkan terima kasih kepada kakak-kakak ski di smasa maupaun yang mantan, terus menerus memberi support kepada saya tentunya dan teman-teman yang lain.

Artikel yang saya beri judul mengenai shalat jum’at di Smasa ini tentunya menimbulkan rasa pertanyaan di dalam hati masing-masing antum. Ada apa gerangan tentang shalat jum’at di Smasa ?

Ternyata, setelah diusut, akan ada perubahan yang signifikan pada shalat jum’at di Smasa kedepannya. Perubahan ini mengacu pada komentar salah seorang anak yang mengatakan “Kok, khatib shalat jum’atnya itu-itu melulu ?

Ya, perubahan itu mengenai khatib yang berceramah pada shalat jum’at kedepannya. Biasanya khatib yang selalu mengisi adalah guru-guru kita yang dari smasa, seperti Bapak Imam. Bapak Zuhal, dll.  SKI tidak tinggal diam begitu saja. Melalui rapat SKI yang diadakan Sabtu (29/11) kemarin, telah diputuskan bahwa untuk  membentuk panitia shalat jum’at. Kepanitiaan ini dibagi menjadi 2 sie yakni Sie Humas, yang bertugas menghubungi khatib dari smasa sendiri maupun dari luar dan Sie Perlengkapan, yang bertugas menjadi pelaksana shalat jum’at di smasa dan melengkapi segala perlengkapan unutk shalat jum’at di smasa yang biasanya diadakan di aula smasa sendiri.

Tidak hanya membentuk panitia, SKI juga membuat rencana jadwal yang katanya nih, mingggu pertama diisi oleh guru Smasa, minggu kedua diisi khatib dari luar, minggu ketiga diisi lagi oleh guru Smasa, dan minggu keempat diisi lagi khatib dari luar. Kalau khatib dari luar berhalangan, makapenggantinya bisa anak2 SKI atau kakak2 SKI.

Sekian dari saya. Kurang lebihnya saya mohon maaf karena kesempunaan milik allah swt. dan kesalahan munculnya dari diri saya pribadi. Syukron katsiron jazakumullah.

Wassalamu alaikum Wr. wb.